Kebakaran Hutan di Gunung Butak Meluas, BPBD Kota Batu Kerahkan Tim Gabungan Antisipasi Dampak Angin
Tim gabungan dari BPBD Kota Batu, Manggala Agni, TNI, dan Polri berjibaku memadamkan api di kawasan Gunung Butak yang berada di wilayah Kabupaten Malang, Selasa. Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB itu berpotensi meluas karena hembusan angin dan hamparan ilalang kering di area tersebut.
KOTA BATU — Proses pemadaman kebakaran hutan di Gunung Butak masih berlanjut hingga Selasa sore. Tim gabungan memilih fokus pada pencegahan perambatan api ke sisi Kota Batu, mengingat kawasan terdampak berada di luar wilayah administrasi setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu menyatakan lokasi persis kebakaran berada di Petak 100 Pos 3 Gunung Butak. Titik tersebut masuk dalam wilayah Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Angin Kencang dan Ilalang Kering Percepat Perambatan Api
Kalaksa BPBD Kota Batu menjelaskan, karakteristik vegetasi di Gunung Butak menjadi faktor utama mengapa api cepat menyebar. Area tersebut didominasi seresah kering, ilalang, dan rumput yang mudah terbakar.
"Gunung Butak itu tegangannya sangat kurang cuma ada seresah kering, seperti ilalang dan rumput itu mudah terbakar kalau tidak segera ditindaklanjuti hitungan detik luasannya (kebakaran) bisa mencapai hektaran," ujar dia.
Kondisi angin yang bertiup cukup kencang memperparah situasi. Tim gabungan harus bergerak cepat menyisir titik-titik api dari sisi Kota Batu agar kobaran tidak merembet ke permukiman atau kawasan lain yang lebih dekat.
Akses Ekstrem Jadi Kendala Utama Petugas di Lapangan
Selain cuaca, medan yang berat menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Area Gunung Butak yang didominasi pegunungan membuat mobilisasi alat dan personel berjalan lambat.
"Kan di sini pegunungan yang dibutuhkan stamina luar biasa untuk mendekat ke tempat kejadian kebakaran," katanya.
Saat ini, pemadaman masih mengandalkan cara konvensional dari sisi darat. Petugas melakukan penyemprotan dan menyisir setiap lokasi untuk memastikan tidak ada kemunculan titik panas maupun api baru.
Pemadaman dari Darat Terbatas, Helikopter Jadi Opsi Lanjutan
Upaya pemadaman dari darat diakui belum maksimal menjangkau seluruh area terdampak. BPBD Kota Batu bersiap meminta bantuan pengeboman air dari udara jika api tak kunjung padam.
"Nanti kalau dengan alat manual sudah kewalahan kami akan meminta bantuan helikopter," ucapnya.
Pewarta: Ananto Pradana
Editor: Taufik