Komunitas Padang Kuno Sedekah Buku untuk Gema Justisia

Daerah104 Dilihat

PADANG, Narawarta.com – Momen bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah dimanfaatkan oleh Komunitas Padang Kuno melakukan sedekah buku ke Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Gema Justisia Fakultas Hukum Universitas Andalas (Unand) di sekretariat LPM Gema Justisia di kampus Unand Limau Manis Kota Padang.

Kegiatan sedekah buku ini merupakan yang kedua kalinya setelah yang pertama dilakukan pada tahun 2023 lalu.

“Sedekah buku ini bagian dari bentuk pengabdian kita untuk memberikan manfaat bagi kawan-kawan aktivis mahasiswa agar lebih rajin membaca, menulis serta diskusi. Apalagi era saat ini mahasiswa sebagai agen perubahan tentu jadi generasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” jelas Eko Kurniawan, Ketua Komunitas Padang Kuno melalui rilisnya kepada Narawarta.com, Kamis (20/3/2045).

Hal senada juga diungkapkan Rumondang Maharani, Pimpinan Umum LPM Gema Justisia.

“Sedekah buku bagian dari bentuk aksi nyata bahwa sedekah bisa berupa buku, tidak hanya dalam bentuk nilai uang. Dengan sedekah buku, mengajarkan bagaimana ilmu pengetahuan diberikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara, ” ungkap mahasiswi angkatan 2022 tersebut.

Rumondang juga menjelaskan bahwa kehadiran Komunitas Padang Kuno merupakan bagian kolaborasi untuk gerakan literasi gemar membaca di kampus.

“Kampus hari ini dibutuhkan gerakan rajin membaca buku, daya kritis serta menumbuhkan melek teknologi. Maka sarana untuk mewujudkannya diperlukan kolaborasi antar pihak terkait, masyarakat dan tentunya mahasiswa jadi motor penggeraknya,” paparnya.

Sebagai informasi, LPM Gema Justisia sudah memiliki website www.lpm-gemajustisia.com yang telah diluncurkan sejak tahun 2012. Selain itu, pada tahun 2022 lalu, hak merek lambang LPM Gema Justisia sudah didaftarkan di Kementerian Hukum.

Alumni dari LPM Gema Justisia yang memiliki posisi pengaruh di negeri ini antara lain Hakim MK Saldi Isra, Pengamat Hukum Tata Negara Feri Amsari dan banyak lagi alumni yang berprofesi menjadi hakim, jaksa, pengacara dan lainnya.

Terkait Komunitas Padang Kuno sendiri sudah ada sejak tahun 2019. Adapun agenda rutin seperti diskusi, sedekah buku dan kampanye gerakan literasi, sejarah dan budaya. Tahun ini Komunitas Padang Kuno akan menyelenggarakan Festival Kliping Sejarah dan Budaya. ***