Pertamax Green Naik Jadi Rp 19.150 per 2 September, Ini Daftar Lengkap BBM Nonsubsidi yang Terdampak

Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga Pertamax Green 95 menjadi Rp 19.150 per liter mulai 2 September 2026.
Penulis: Doni
Rabu, 02 September 2026 | 12:13:31 WIB

NARAWARTA.COM — PT Pertamina Patra Niaga memperpanjang daftar produk bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi yang mengalami penyesuaian harga di September 2026. Kali ini giliran Pertamax Green 95 yang tarifnya dinaikkan signifikan, berlaku efektif Selasa besok.

"Mulai 2 September 2026, Pertamina Patra Niaga menyesuaikan harga Pertamax Green 95. Penyesuaian ini mengikuti harga sejumlah produk BBM Non Subsidi yang telah dilakukan sebelumnya," ujar VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, dalam keterangan resminya, Selasa (1/9).

Lonjakan Harga Hampir 15 Persen, Apa yang Berubah?

Kenaikan ini bukan sekadar penyesuaian kecil. Dengan tarif baru Rp 19.150 per liter, Pertamax Green mencatat kenaikan sebesar Rp 2.550 atau sekitar 15,4 persen dari posisi sebelumnya yang berada di angka Rp 16.600 per liter.

Produk ini dikenal sebagai BBM dengan Research Octane Number (RON) 95 yang dicampur dengan bioetanol. Campuran tersebut merupakan bagian dari strategi Pertamina untuk mendorong pemanfaatan energi terbarukan di sektor transportasi Indonesia.

Kitty menambahkan, kebijakan harga ini tidak menggeser komitmen perseroan terhadap kualitas produk dan layanan. Pertamina pun mengimbau konsumen agar memilih BBM yang sesuai spec kendaraan demi performa mesin yang ideal.

Bukan Hanya Pertamax Green, Ini Deretan BBM Nonsubsidi yang Ikut Naik

Kebijakan penyesuaian harga ini terjadi secara beruntun. Sejak 1 September 2026, tiga produk nonsubsidi lain sudah lebih dulu mengalami kenaikan tarif di berbagai wilayah, termasuk Jabodetabek.

  • Dexlite (CN 51): naik dari Rp 19.700 menjadi Rp 23.700 per liter
  • Pertamina Dex (CN 53): naik dari Rp 21.150 menjadi Rp 25.200 per liter
  • Pertamax Turbo: naik dari Rp 18.300 (Agustus) menjadi Rp 19.600 per liter

Artinya, dalam rentang dua hari di awal September, empat produk BBM non subsidi Pertamina telah mengalami penyesuaian harga dengan besaran bervariasi.

Harga Pertamax Standar, Pertalite, dan Biosolar Tetap Aman

Di tengah rentetan kenaikan ini, ada kabar baik bagi pengguna BBM jenis lain. Harga Pertamax standar (RON 92) masih bertahan di level Rp 15.950 per liter, posisi yang sama sejak 1 Agustus 2026.

Segmen produk penugasan dan subsidi juga tidak berubah. Pertalite masih dipatok Rp 10.000 per liter dan Biosolar Rp 6.800 per liter. Kebijakan ini memastikan daya beli masyarakat pada sektor transportasi publik dan kendaraan roda dua tidak terganggu oleh fluktuasi harga minyak dunia.

Reporter: Doni